Friday, February 1, 2008

We're Having Fun Even Though The Room's Sucks

Alhamdulillah tanggal 29 & 30 Januari lalu kami sekeluarga bersama beberapa sahabat (yang sudah seperti keluarga sendiri) menginap di hotel Mambruk Anyer, dan karena kami adalah dua keluarga maka mendapatkan cottage tipe Villa adalah satu hal yang cukup baik.

Harga cottage tipe Villa ini adalah Rp 1.6 juta nett semalam dengan 2 kamar tidur ber-AC, 2 kamar mandi yang ada air panas, ruang keluarga dengan ceiling fan, ruang makan, kitchenette (pantry) dan teras yang menghadap ke taman. Tak lupa kami juga mendapatkan breakfast voucher untuk 4 orang di restaurant. Dan seperti yang tampak di situs mereka: www.mambruk.co.id/villa maka everything's looks perfect.

Namun sayangnya semua tidak berlangsung seperti yang dibayangkan. Dikarenakan kami sebelumnya telah merencanakan banyak hal, teristimewa untuk masalah masak memasak, sehingga tidak perlu mengeluarkan uang untuk jajan dan makan. Bahkan kami membekali diri dengan membawa bahan makanan seperti beras, indomie, telur, kornet, sosis, minyak goreng, bawang, saos sambal & tomat dll. Tentunya berdasarkan hasil pembagian tugas antar keluarga, yakni keluarga Kairupan dan keluarga Loppies. Pokoknya sudah matang sekali rencananya dan di jamin seru deh.

Namun apa daya rencana tersebut tidak berjalan dengan semustinya. Sesampainya kami di Mambruk sekitar jam 2 siang, cottage baru selesai dibersihkan tetapi belum sepenuhnya selesai, karena lantai Villa masih basah kuyub akibat dari hasil pel (mungkin) yang belum kering especially in our rooms. The results, Marvell slipped first, dan tak lama kemudian Marshall slipped and fell down from the stairs, his upper cheek hit the floor tapi untungnya tidak parah cuma agak bengkak/benjol saja. Selang beberapa saat setelah itu, Melvyn terpeleset dan jatuh dengan punggung menghajar lantai dikarenakan ingin mengambil mainannya di dalam kamar. Worst come to worst, betapa sedihnya lagi ketika kami mengetahui kalau di cottage tersebut tidak disediakan kompor, alat-alat masak, piring, gelas dan sendok-garpu. Bahkan air panas pun harus pesan ke room service untuk nanti diantarkan dalam termos. Hancurlah segala harapan dan cita-cita yang telah direncanakan.

Tetapi Untungnya kami pergi bersama dengan orang-orang yang emang pada dasarnya menyenangkan, cheerful dan heboh bin ramai, sehingga segala kekecewaan terobati dengan segera dan langsung menikmati suasana pantai ini. Terutama anak-anak yang terlihat senang sekali dengan suasana baru ini.

Tapi boleh dikatakan kalau kami memang mengharapkan sesuatu yang lebih dari cottage seharga Rp 1.6 juta semalam tersebut, namun yang didapatkan adalah kamar dengan AC yang bocor sehingga air menetes sepanjang malam membasahi lantai, wastafel yang lubang pembuangannya tersumbat sehingga air tergenang tanpa dapat surut lagi, dan ketika hujan tiba-tiba turun sekitar jam 2 pagi maka kebocoran pun terjadi di ruang keluarga atau tepatnya di depan tivi. Well, that's sucks!



No comments: